Satu Aplikasi untuk Semua yang Kamu Minati

#SelaluLebihTau

Download Kurio
Sekarang, Gratis!

Viva.co.id

Temuan Besar, Pluto Punya Langit Biru

VIVA.co.id - Peneliti Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan 'penemuan besar' di planet kerdil Pluto. NASA mengumumkan telah menemukan langit biru di Pluto. Langit biru itu dipastikan setelah peneliti menganalisa gambar dari pesawat New Horizons yang terbang melintasi Pluto pada pertengahan Juli lalu.

Dikutip dari Space.com, Jumat 9 Oktober 2015, temuan gambar dari New Horizon itu menunjukkan Pluto memiliki langit biru yang sama seperti di bumi.

"Siapa yang telah mengharapkan langit biru di Kuiper Belt? Ini sangat indah," ujar peneliti utama New Horizons, Alan Stern.

Untuk diketahui, Kuiper Belt merupakan area cincin es yang berada setelah orbit Planet Neptunus.

Gambar langit biru itu merupakan misi gambar berwarna pertama yang dirilis dari hasil tangkapan New Horizons. Sebelumnya, usai terbang melintasi Pluto pada 14 Juli lalu, gambar yang didapatkan semuanya adalah hitam dan putih.

Warna langit biru muncul dari molekul organik kompleks di atmosfer Pluto yang disebut tholin. Tapi, kata anggota tim New Horizons, warna tholin kemungkinan abu-abu atau merah kemudian menyebarkan cahaya dalam warna biru.

"Warna biru mencolok menunjukkan ke kami tentang ukuran dan campuran partikel kabut," kata Carly Howett, anggota tim New Horizons yang berasal dari Southwest Research Institute (SwRI), AS.

Howett mengatakan langit biru kerap muncul dari mencoloknya sinar matahari yang memapar partikel sangat kecil. Peneliti mengatakan pada kasus penampakan langit biru di bumi, partikel kecil tersebut adalah molekul nitrogen tipis.

Pada Pluto, Howett mengatakan langit biru terlihat lebih besar di atmosfer Pluto meski dalam kategori renggang. Kondisi ini memungkinkan pembentukan tholin dan molekul kompleks lainnya. Peneliti mengatakan tholin akhirnya melayang ke permukaan pluto, hal ini menjelaskan kenapa Pluto berona coklat kemerahan.

Peneliti menambahkan tholin biasanya menetapkan es yang terdiri dari nitrogen dan zat eksotis lainnya. Dari data terbaru yang diterima New Horizons menunjukkan ada beberapa area di Pluto memang telah terkena air es. Peneliti mengatakan sejauh ini mereka belum yakin kenapa es air muncul keluar dari area yang merah di Pluto.

"Saya terkejut air es begitu merah. Kami belum memahami hubungan antara air es dan pewarna tholin kemerahan di permukaan Pluto," ujar Silvia Protopana, anggota tim sains New Horizons yang berasal dari Universitas Maryland, AS.

NASA mengatakan temuan langit biru itu merupakan temuan penting kedua dari data yang diperoleh New Horizons. Langit biru itu menunjukkan ada banyak daerah kecil di Pluto yang terkena air beku.

Diketahui pesawat New Horizons akan tetap mengawasi Pluto. Pesawat ini telah terbang sejauh 5 miliar kilometer dari bumi dan saat ini dilaporkan dalam kondisi baik. Tim misi New Horizons sedang memperjuangkan dukungan dana dan persetujuan NASA untuk misi yang lebih luas, yaitu terang melintasi objek kecil di Kuiper Belt pada awal 2019. (one)

LIHAT ARTIKEL ASLI
Baca di App Kurio
BACA SELENGKAPNYA
Baca di App Kurio