Satu Aplikasi untuk Semua yang Kamu Minati

#SelaluLebihTau

Download Kurio
Sekarang, Gratis!

Nova Online

Heboh Ponsel Meledak di Kantor Gubernur Riau Hingga Pegawai Alami Robek di Wajah, Inilah 5 Penyebab Smartphone Gampang Meledak

Laporan Wartawan Grid.ID, Angriawan Cahyo Pawenang

Grid.ID - Ada beberapa penyebab smartphone gampang meledak apalagi dalam kasus ponsel meledak di kantor Gubernur Riau yang sebabkan seorang pegawai terluka.

Pegawai tersebut mengalami robek di wajah akibat ponsel meledak di kantor Gubernur Riau, penyebab smartphone gampang meledak ternyata masih sering disepelekan masyarakat.

Penting bagi kita memahami penyebab smartphone gampang meledak apalagi setelah mengetahui ada kasus ponsel meledak di kantor Gubernur Riau yang terjadi baru-baru ini.

Dikutip dari Tribun Pekanbaru, insiden ponsel meledak ini terjadi pada Senin (4/2/2019).

Lebih tepatnya hal ini terjadi di ruang kerja Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Riau yang berada di lantai dua kantor Gubernur Riau.

Kejadian ini terekam oleh cctv yang berada di ruangan tersebut.

Secara tiba-tiba, handphone yang diketahui bermerek Aldo tersebut meledak.

Para pegawai yang berada disekitarnya lantas terkejut akibat suara ledakan yang muncul.

Disaat yang bersamaan muncul kobaran api yang berasal dari ponsel tersebut namun tidak berlangsung lama.

Ledakan tersebut ternyata berasal dari sebuah handphone jenis Android milik salah satu pegawai Tenaga Harian Lepas (THL).

Belakangan diketahui nama pegawai yang menjadi korban insiden tersebut adalah Nevia.

Dari rekaman CCTV yang ada nampak Nevia sedang bekerja di depan layar komputernya.

Menilik dari insiden tersebut tentu saja kita perlu mewaspadai hal ini.

Akan sangat berbahaya jika ledakan tersebut sampai mengenai anggota keluarga kita terutama anak-anak.

Apalagi saat ini pemakaian ponsel pintar sudah menjadi prioritas masyarakat kita.

Dikutip dari BabaMail, Berikut Grid.ID rangkum 5 penyebab ponsel meledak yang membahayakan tersebut.

1. Menggunakan ponsel sembari mengisi daya

Para ahli bahkan juga dari pihak produsen selalu menganjurkan untuk tidak memakai ponsel ketika sedang mengisi daya.

Pengisian daya dalam baterai membutuhkan energi panas.

Sementara itu ponsel yang sedang digunakan juga menghasilkan panas.

Kedua kegiatan tersebut jika dilakukan secara bersamaan akan memicu ledakan baterai ponsel.

2. Tidak memakai charger yang asli atau bawaan

Pihak produsen selalu menganjurkan untuk memakai charger bawaan ponsel tersebut.

Hal ini dilakukan karena tiap ponsel memiliki daya tahan yang berbeda.

Misalkan charger untuk tablet sangat tidak dianjurkan untuk digunakan ke ponsel atau smartphone biasa.

Hal ini bisa memicu daya berlebih yang masuk dan menimbulkan suhu panas yang terlalu tinggi.

3. Memakai baterai yang tidak sesuai spesifikasi ponsel

Baca Juga : Kisah TKW Ponirah di Malaysia, 11 Tahun Tak Boleh Pulang dan Dilarang Gunakan Ponsel oleh Majikannya

Ketika para pengguna ingin mengganti baterai karena masa pakai atau rusak, disarankan untuk mengganti yang asli sesuai merek ponsel tersebut.

Membeli baterai yang palsu memang memiliki harga yang lebih murah.

Namun spesifikasi yang tidak sesuai bisa memicu kerusakan bahkan ledakan pada ponsel.

4. Baterai ponsel yang sudah rusak secara fisik

Banyak orang yang malas untuk mereparasi ponselnya karena masih bisa dipakai.

Baterai yang rusak secara fisik juga bisa membahayakan penggunanya.

Baterai yang menggelembung atau pecah harus segera diganti untuk menghindari ledakan yang terjadi.

5. Mengisi baterai terlalu lama

Ponsel jaman sekarang sudah dilengkapi dengan fitur pemutus aliran listrik otomatis.

Namun bukan berarti sebagai pengguna kita terus-terusan mengisi daya hingga berlebih atau terlalu lama.

Terlebih lagi tidak semua ponsel pintar sudah menggunakan fitur ini.

Apalagi para pengguna yang masih setia dengan ponsel lawasnya diharapkan untuk lebih hati-hati dalam mengisi daya.

(*)

LIHAT ARTIKEL ASLI
Baca di App Kurio
BACA SELENGKAPNYA
Baca di App Kurio